Kepiting Ncus Chandra Ekajaya Olahan Seafood Buat Rame Rame

Olahan Kepiting Chandra Ekajaya

Kesuksesannya dalam menjalankan PT Ocean Sea Nutrition tidak lantas menghentikan idenya untuk mendirikan cabang usaha lain yang ingin ia kembangkan. Berawal dari hobi makan Seafood, dan juga perusahaan olahan seafood yang ia dirikan membuatnya mendirikan sebuah restoran cepat saji berbahan seafood. Chandra Ekajaya menceritakan, usahanya ini dirintis karena kejenuhannya yang hanya duduk di dalam kantor mengawasi kinerja dan perkembangan perusahaan miliknya, dengan bermodalkan ilmunya tentang olahan seafood. Dalam waktu kurang dari dua bulan, ia bisa meraup untung mencapai Rp52 juta.

“Saya baru banget launching 22 Oktober 2015 kemarin. Ini juga di luar dugaan kita. Balik modal saja sudah syukur,” ujarnya sambil tertawa. Chandra Ekajaya mengungkapkan, mengenai pemasaran, pihaknya hanya mengandalkan perkembangan teknologi internet melalui sosial media. Hal itu menyesuaikan gaya masyarakat sekarang dengan memilih konsep pemesanan melalui akun media sosial yang ada.

Seafood Chandra Ekajaya

“Konsep saya itu real time. Sebenarnya, kita terinspirasi sama King Crab. Tetapi, diferensiasi saya bisa makan seafood seru di kantor, yang bisa dimakan rame-rame juga,” ujarnya. Rencana bisnis ini, kata Chandra Ekajaya, sudah direncanakan sejak empat tahun lalu. Namun, saya baru bisa mematangkannya tahun ini. “Karena, kalau mau bisnis kan harus serius, enggak bisa asal ingin ikut-ikutan,” ujarnya.

Sedikit bercerita, awal melakukan promosi, ia mengundang 30 orang teman nya yang aktif berselancar di Instagram. “Mereka semua saya undang untuk cicipi, kita kasih gratis semua. Tetapi, syaratnya mereka harus posting di akun Instagram mereka dan mention akun saya,” Kata Chandra Ekajaya.  Meskipun penjualan nya hanya lewat Instagram, namun Kepiting Ncus banyak peminatnya. Buka dari jam 10 pagi, namun siang, atau sore hari sudah habis.

Proses pematangannya pun cepat, yang hanya menghabiskan waktu selama 15 menit. Sehingga, penyajian sampai pada pelanggan masih hangat. “Pernah juga jam dua siang sudah habis. Orang banyak pesan dari pagi untuk makan siang di kantor,” tuturnya. Ia mengaku, salah satu kendala salah kesediaan kepiting yang hanya ada pada malam hari. Sehingga, jika pasokan kepiting mereka habis pada siang hari, mereka tidak bisa membeli untuk bahan masakan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*