Modal Kecil Untung Besar Chandra Ekajaya Bisnis Gorengan

dok.pengusaha chandraekajaya

Pengusaha adalah Seorang yang selalu melihat peluang dan memanfaatkan peluang tersebut dengan baik, di awali dengan berusaha sekeras mingkin memanfaatkan peluang tersebut. Sosok seorang pengusaha yang sukses di bisnis dunia kuliner gorengan ini yaitu Chandra Ekajaya. Manusia diciptakan dengan otak yang sempurna, jadi ya harus kita memanfaatkannya. Alasannya menutup jualannya di Jalan Pandanaran mungkin terdengar menggelikan. Chandra tak tega berjualan di sana ketika ada seorang ibu yang juga berjualan gorengan. Setelah berkeliling Kota Semarang, barulah Chandra menemukan tempat di Jalan Pandanaran. Bersama istri tercinta dan anaknya yang barulah dua tahun, mereka bersama membangun usaha gorengan mereka disana.

Pengusaha ini menjadi bersemangat karena dukungan keluarga. Dia membuka lapaknya selepas menunaikan sholat Ashar hingga pukul 10 malam. Meski awalnya selalu mengalami kerugian tak membuatnya berhenti. Alhasil dia berhasil mengumpulkan untung. Tahun demi tahun bisnis Chandra berjalan dengan berbagai halang rintang. Dia tetap belajar. Bisnisnya pun dikenal, masyarakat menamai gorengan Pandanaran. Gorengen Pandanaran pun dikenal oleh masyarakat luas.

Tak ada resep rahasia dalam gorengannya. Hanya ada ketekunan dan selalu menjaga kualitas serta cita rasa. Akhirnya dia sukses mebawa nama gorengan Pandanaran menjadi terkenal. Gorengannya digemari tidak hanya orang biasa, juga mereka para anggota DPRD Jawa Tengah membeli gorengannya. Yang paling spesial dari jualannya adalah gorengan pisang. Paling nikmat untuk menemani rapat rapat di malam hari. Singkatnya nama dari gorengan Pandanaran ini membawa hoki.

Tidak hanya orang biasa, pejabat juga menyukainya. Mereka bahkan rela antri untuk mendapatkan gorengan panas yang baru. Apalagi di bulan Ramadhan. Gorengan Pandanaran ini pun digemari mereka para pendatang asal Jakarta dan Surabaya. Apalagi media masa membantu mengisahkan perjuangan si empunya. Apa yang membuat gorengan Pandanaran berbeda ialah warnanya yang coklat keemasan. Gorengannya tak menyerap banyak minyak. Gorengan ini juga terasa lebih renyah.

Selain pisang goreng, tempat ini juga menyediakan jajanan lain khas Jawa, seperti Tahu isi, Tempe, ada juga gorengan Bakwan, Molen nanas, pisang, tela, serta gorengan Sukun. Waktu terakhir jualannya itu dijual seharga Rp. 600 rupiah. Berkat ketekunan dan kesabaran ia membuahkan hasil. Bulan Oktober 2009 atau sudah enam tahun setelah berjualan jajanan gorengan, Pengusaha akhirnya mampu membeli sebuah rumah sederhana dari tabungan.

Dalam kurun waktu lima tahun kemudian, Chandra ekajaya beserta istrinya telah berangkat ke Makkah untuk menunaikan rukun Islam ke lima. Sekarang dirinya telah memiliki 3 buah rumah. Satu rumah ia dedikasikan untuk kepentingan umat dengan membuat Majelis Taklim ibu ibu disekitar rumahnya. Sisanya untuk anak-anak, serta karyawannya yang kini sudah mencapai 10 orang. Empat anaknya, dia mengkuliahkan hingga jenjang perguruan tinggi. Dua diantaranya sudah menjadi Pegawai Negeri Sipil.

Pengusaha sukses ini juga membuatkan rumah untuk orangtua dan mertuanya di Salatiga, lalu memberangkatkan mereka ke Makkah.

Pengusaha Gorengan banyak kita temui di berbagai tempat. Meski demikian masih banyak lokasi yang bisa kita jadikan ladang bisnis gorengan. Tidak hanya lokasi, setidaknya ada 9 faktor yang menjadikan bisnis gorengan punya omset jutaan rupiah. Peluang usaha semakin luas bersama dengan kian luasnya pangsa pasar. Tinggal menunggu para pebisnis memulai karirnya dari bidang yang mana. Bila anda yang ingin mengubah sesuatu yang ringan dan biasa menjadi tetap ringan tetapi memiliki nilai plus dan kreatif.

Maka layak apabila anda memikirkan kembali dalam membangun usaha, pasalnya salah satu ide cemerlang satu ini juga perlu menjadi salah satu referensi. Yaitu gorengan, anda mengenal salah satu jajanan yang kian marak dan mudah ditemui ini bukan??  Jajanan yang tak pernah habis terkikis oleh waktu.

Bisnis Gorengan

Dengan masa yang kian berubah dan semakin orang-orang berfikiran maju serta modern, jadi tidak ada salahnya bila anda juga mengikuti perkembangan zaman yang begitu pesat ini. Ini adalah beberapa hal yang membuat bisnis gorengan ini makin laris.

Lokasi penjualan

Hampir semua tempat yang dilewati masyarakat bisa kita jadikan lokasi berjualan gorengan. Tidak harus di alun-alun atau pusat kota. Yang penting lokasinya ramai, parkir gratis, dan aman dari bahaya kebakaran.

Nilai ples jika anda bia berjualan di dekat toko lain. Misalnya di depan Indomaret, samping toko baju, atau di dekat toko buah.

Tidak perlu gedung yang mahal

Tidak perlu membuka restoran untuk sukses berjualan gorengan. Gerobak yang kecil pun bisa menjadi sumber penghasilan anda. Syarat utama sukses di bisnis ini adalah gorengan yang enak dan sehat.

Menggoreng dengan sehat

Beberapa waktu yang lalu banyak beredar info gorengan plastik. Sekarang masyarakat sudah mulai cerdik membedakan makanan yang sehat dan yang bukan. Anda pun harus menyajikan gorengan yang sehat agar pelanggan tidak lari ke penjual lain.

Selain menghindari campuran berbahaya di gorengan, anda juga  harus rajin mengganti minyak goreng. Minyak goreng yang sudah terlalu hitam umumnya menyajikan rasa yang aneh dan terkesan tidak higienis.

Modal relatif kecil

Bisnis satu ini bisa diawali dengan modal kurang dari 5 juta. Murah bukan? Berikut adalah rinciannya :

Gerobak                        = 2.000.000

Gas elpiji dan kompor     = 500.000

Peralatan menggoreng    = 300.000

Pisau                              =      10.000

Modal Bisnis Gorengan = 2.810.000

Keuntungan menggiurkan

Dengan modal kurang dari 3 juta. Bisnis ini menawarkan balik modal kurang dari 1 bulan. Keuntungan yang besar ini membuat banyak sekali kita temui pebisnis gorengan di sekitar jalan raya. Berikut ini rincian penghasilan mereka dalam satu hari :

Total penghasilan : 300×700   = 210.000

Bahan baku                           = 148.000

Biaya parkir gerobak              = 2.000

Penghasilan bersih : 60.000/hari atau 1.800.000 perbulan.

 

Gorengan untuk semua orang

Semua kalangan suka gorengan. Hanya yang takut kolesterol yanng menghindarinya. Siapapun itu, tua muda, miskin kaya, cantik ganteng, semuanya suk gorengan. Makan ini sudah jadi camilan khas Indonesia.

Gampang membuatnya

Membuat gorengan tu mudah. Hampr semua orang bisa. Oleh karena itu, penting bagi sobat untuk memberi nilai tambah agar gorenganmu laku keras.

Seperti Riyadh : Bisnis gorengan beromzet 120 juta

Pemuda asli Surabaya ini mampu menjual gorengan dengan penghasilan yang fantastis. 120 juta perbulan. Margin keuntungan sekitar 40%. Pemuda ini dinobatkan sebagai entrepreneur muda  oleh Kemenkop UKM pada tahun 2010

Bisnis gorengannya yang bersih dan dipackaging dengan rapi ini mampu menarik pembeli dari berbagai kalangan. Gerobaknya yang unik juga bisa digunakan untuk menjual gorengan riyadh di mall maupun di pinggir jalan

Waralaba

Nah kalau kamu sudah sekeren Riyadh. Punya resep rahasia dan brand unik. Kenapa tidak memulai waralaba.

Peluang usaha gorengan unik

Peluang usaha gorengan unik dan modern makin banyak. Dari mulai jamu crispy, kentang kriuk, sampai dengan ide baru lainnya. Nah untuk membaca mengenai gorengan unik.

Baca kisah spektakuler Chandra Ekajaya

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*