Mahasiswa Menjadi Pengusaha Sukses Lesehan Ayam Pukul Omzet 25 Juta Perbulan

dok.Pengusaha sukses Chandraekajaya

Triyono adalah seorang mahasiswa jurusan Pendidikan Agama Islam di salah satu Universitas Negeri di Semarang, sebelum terjun di dunia bisnis sebagai pengusaha sukses dia hanyalah mahasiswa biasa, belajar dikampus dan setelah jam kampus selesai dia pulang. Saat ini pemuda ini menggeluti bisnis Ayam gepuk, Ayam geprek yang mempunyai rasa pedas berlevel. Bisnis ini dia laksanakan saat dia pergi ke kota Gudeg dan menemukan warung tenda yang sangat ramai dibanjiri pembeli. Dia meniru bisnis terbesub namun di kota yang berbeda. Dia menjalankan bisnis ini dengan bantuan ibunya yang jago membuat Kentucky Fried Chickhen yang sangat enak. Dia memberanikan diri dengan menyewa emperan toko di dekat kampusnya. Sangat strategis untuk menjalankan sebuah bisnis kuliner karena berdekatan dengan area kampus, mahasiswa, dan anak kos kosan.

dok.Pengusaha sukses Chandraekajaya

Hari pertama membuka warung ayam gepreknya tersebut dia dan ibunya mengantongi untung bersih sekitar Rp.200 ribu. Belum cukup memuaskan tapi dia mensyukuri apa yang sudah dia dapatkan. Mengetahui hal tersebut dia gencar gencaran promosi di social media kalau ada warung lesehan ayam geprek yang enak dia area kampus. Dia juga memanfaatkan teman temannya yang ikutan berpromosi. Tidak ragu ragu pengusaha sukses ini memberikan ayam geprek geratis kepada teman temannya yang ikut mempromosikan bisnisnya tersebut. Konsep warung lesehannya yaitu pengunjung yang datang langsung bisa mengambil nasi, lalapan, sayur, dan ayamnya, kemudian diserahkan kepada pengusaha sekses ini untuk menggeprek ayam tersebut, dengan menanyakan berapa banyak cabai yang akan pengunjung makan. Setiap kelipatan 3 cabai akan dikenakan biaya tambahan Rp. 1000 rupiah.

Hal ini dia lakukan karena agar pengunjungnya bisa menakar sendiri yang mau mereka makan, dan memilih sendiri ayamnya. Itu cukup berhasil membuatnya berbangga. Karena minggu ke dua dan seterusnya warung lesehan Ayam gepreknya bisa sangat ramai pengunjung. Dia sudah mempunyai 2 karyawan sebagai pembuat minuman dan cuci piring. Warung lesehannya yang buka dari jam 4 sore sampai jam 10 malam, ketika itu beromzet Rp. 1 juta rupiah permalam. Dengan begitu dia mampu membuat cabang di sekitar kampus lainnya agar mahasiswa lain bisa mencicipinya tanpa harus menempuh jarak yang jauh. Kini Triyono sang pengusaha Muda Sukses sudah mempunyai 3 cabang di kota Semarang dan mempunyai 12 karyawan untuk mengelola warung lesehan ayam gepeknya tersebut. Kini omzet yang bisa dia dapatkannya perbulan yaitu 25 juta rupiah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*