Teh Kulit Ari Kacang Tanah Ampuh Dongkrak Trombosit

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Chandra Ekajaya mengatakan: siapa sangka kacang tanah bisa disulap menjadi bahan baku ‘teh’?Tidak hanya nikmat saat diminum,namun juga memiliki khasiat dari segi kesehatan. Kandungan zat besi dan vitamin yang ada didalamnya, bermanfaat untuk tnenaikkan trombosit pada penderita demam berdarah. Hal tersebut menjadi penelitian dua siswa SMAN 3 Semarang, Zulhulayfa Marsa Rihhadatul AA dan Cesario Hanif Naufal, dengan mengusung produk Tekkat (Teh Kulit Ari Kacang Tanah).

“PENYAKIT demam berdarah dengue (DBD) dapat menyebabkan trombositopenia atau menurunnya kandungan trombosit pada darah. Selama ini pengobatan trombositopenia lebm banyak menggunakan obat-obatan korti-kosteroid atau obat antiperadangan yang dapat diresepkan pada berbagai kondisi,”papar Marsa, saat ditemui di SMAN 3 Semarang, Rabu (1/3).

Disatu sisi, ada berbagai tanaman hingga buah-buahan yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan jumlah trombosit pada darah. Hal tersebut yang mendorong tim tersebut, untuk meneliti kacang tanah sebagai pengobatan alternatif.

Dok.Chandra Ekajaya

“Kacang tanah, terutama kulit arinya banyak mengandung senyawa tanin, flavonoid dan asam fenolat terkon-jungsi. Hal tersebut menjadi latar belakang kita meneliti kulit ari kacang tanah, dengan diolah menjadi minuman semacam teh. Selain itu, penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana Tekat ini berpengaruh terhadap peningkatan jumlah trombosit,”terangnya lagi.

Untuk mendukung penelitian tersebut, pihaknya juga menggandeng peneliti dari FMIPA Biologi Unnes.

“Untuk menguji hipotesa tersebut, kita menggunakan 25 ekor tikus sebagai media percobaan. Tikus ini dipisahkan dalam lima kelompok, dengan diinduksi menggunakan Tekkat. Masing-masing kelompok berbeda dosisnya,”lanjut gadis berjilbab tersebut.

Hasilnya, diketahui bahwa Tekkat mampu meningkatkan jumlah trombosit pada darah secara progresif. Dari empat takaran yang diberikan, pengaruh terbesar terhadap kenaikan trombosit di dosis 0,52 mg/kgbb.

Atas penelitian tersebut, tim SMAN 3 Semarang berhasil meraih medali perak dalam ajang Indonesian Science Project Olympiad (1SPO) 2017, yang digelar di Tangerang, beberapa waktu lalu. “Kedepan akan kita teliti lagi, mengenai takaran atau dosis yang tepat agar bisa berpengaruh secara maksimal dalam kenaikan trombosit. Selain itu juga mempelajari efek samping dari pemberian Tekkat ini,”tambahnya.

Cara pembuatannya cukup sederhana, biji kacang tanah mentah yang sudah dicuci bersih kemudian dipisahkan kulit arinya. Kulit ari ini selanjutnya di oven, dalam suhu 100 derajat celcius selama 70 menit. Setelah itu dihaluskan, baru dima-sukan ke dalam tea bag atau kantong teh celup. Tekkat pun siap digunakan. “Penderita DBD, cukup menyeduh satu tea bag Tekkat ini dengan air panas 200 mililiter,” tambah Marsa.

Baca penelitian Chandra Ekajaya lainnya di sini.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*