Yohanes Chandra Ekajaya Kritik Birokrasi Kemenag

Yohanes Chandra Ekajaya ANS
Serah Terima ANS

Yohanes Chandra Ekajaya mengatakan bahwa reformasi birokrasi saat ini menjadi slogan, bahkan menjadi tujuan utama Kementerian Agama (Kemenag). Hal ini dibuktikan dengan penilaian kinerja semakin membaik, dan hasil survei kepuasan pelayanan yang cukup memuaskan. Reformasi birokrasi di Kemenag bukan hanya ditujukan kepada nasalah daya serap dan pelaporan keuangan, tapi juga dalam hal rekrutmen, promosi dan mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kemenag secara terbuka, berimbang dan berkeadilan.

 

Salah satu yang menjadi poin penting dalam hal promosi jabatan adalah melalui sistem assessment test (uji kompetensi) ASN tersebut.

 

Yohanes Chandra Ekajaya Kemenag
ANS Kemenag

 

Selain melihat rekam jejak dan peraturan-peraturan yang ada. Barangkali inilah yang sedikit mengganjal ketika pengajuan untuk Jabatan Pengawas Administrasi Eselon IV di Kemenag Kabupaten Sekadau yang diajukan secara diam-diam, dan tanpa melalui seleksi terbuka.

 

Yohanes Chandra Ekajaya mengatakan bahwa hal ini menimbulkan kecurigaan, mengapa pengajuan tersebut hanya satu orang dari guru, bahkan belum mengikuti assessment. Saya kira pejabat di tingkat kabupaten perlu belajar lebih jauh tentang semua regulasi yang terkait assessment, dan promosi guru ke jabatan struktural. Dimana dalam Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Nomor SE/15/M.PAN/4/2004 tentang Larangan Pengalihan ASN dari Jabatan Guru ke Jabatan Non Guru.

 

Terutama bagi daerah atau instansi yang kekurangan guru. Hal ini dipertegas dengan ditolaknya usulan penambahan pegawai, jika terbukti pengalihan.

 

Syarat lain adalah pemah mengikuti assessment Jabatan Pengawas. Namun yang diangkat, orang yang tidak pemah mengikuti hal tersebut. Lebih jauh, ada indikasi faktor kedekatan dan kesukuan, sehingga mengabaikan putra daerah dan bertentangan dengan asas keterbukaan, keadilan dan persamaan hak ASN dalam berkompetisi.

 

Yohanes Chandra Ekajaya ANS
Serah Terima ANS

 

Oleh karena itu, Yohanes Chandra Ekajaya mengatakan jika ingin mengikuti reformasi birokrasi, maka dalam promosi jabatan di Kemenag Sekadau harus bersifat terbuka, dan prosedural serta melalui Tim Pansel. Hal ini menjadi citra yang kurang baik, dimana pada tahun 2015 Kemenag Sekadau termasuk percontohan Zona Integritas.

 

Melihat berbagai proses yang penuh syarc kejanggalan dan tidak transparan, tentu saja hasilnya tidak sah. Karena itu, saya berharap ada peninjauan ulang atas pengangkatan tersebut. Kami harap semua ASN yang memenuhi syarat pendidikan, pangkat dan golongan, serta sudah mengikuti assessmen mempunyai hak yang sama dalam mengisi Jabatan Pengawas Struktural pada Kemenag Sekadau.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*